Tuesday, 2 July 2013

ADMINISTRASI KEPALA LABKOM



YAYASAN PENDIDIKAN PONDOK PESANTREN DARUL ULUM
SMK DARUL ULUM
TERAKREDITASI “A”
Jalan Perjuangan No. 05 Karangtawang Telp. 873444 Kuningan 45533


PERATURAN DAN TATA TERTIB LABORATORIUM KOMPUTER

A.          Penggunaan Komputer
1.       Semua siswa aktif berhak atas pemanfaatan komputer.
2.       Semua siswa berhubugan dengan tugas sekolah : OSIS, lomba dan tugas lain  atas nama sekolah berhak menggunakan komputer setelah mendapat ijin dari pengurus lab dan sepengetahuan guru yang bersangkutan.
3.       Siswa berhak menggunakan komputer pada saat jam sekolah.
4.       Siswa melakukan scanning virus terhadap flash dish yang digunakannya di awal penggunaan komputer.
5.       Siswa diharapkan tidak menyimpan data di hardisk karena seluruh data di hardisk bisa dihapus sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
6.       Setiap siswa hanya boleh menggunakan satu komputer dalam satu waktu.
7.       Siswa tidak boleh membuka, mendownload ataupun menyimpan file berbau pornografi.
8.       Setiap siswa harus mematikan komputer baik cpu maupun layar monitor setiap kali selesai menggunakan komputer.
9.       Setiap siswa menjaga kebersihan dan kerapian ruangan. Sebelum meninggalkan ruangan setiap siswa menata kembali/mengembalikan ke tempatnya barang dan peralatan yang digunakan dan meninggalkan ruangan/tempat dalam keadaan tetap bersih.
10.   Siswa yang tidak mematuhi peraturan / ketentuan ini maka akan mendapat sanksi dan tidak boleh menggunakan komputer pada saat itu juga.
11.   Demi kebersihan dan kenyamanan belajar, jika masuk laboratorium computer, semua alas kaki dilepas

B.          Pengajaran
1.       Seluruh siswa wajib mengikuti praktikum komputer pada jam dan waktu yang telah ditentukan
2.       Dalam hal siswa tidak dapat mengikuti praktikum komputer harus ada keterangan yang jelas dari orang tua, wali murid, wali kelas ditunjukkan dengan bukti surat tertulis.
3.       Selama pengajaran  berlangsung  siswa dilarang  bermain  games  atau membuat keributan sehingga mengganggu siswa lain.
4.       Siswa  selain kelompok yang sedang praktek dilarang memasuki ruangan.
5.       Ruang praktikum hanya boleh diisi maksimum sejumlah kelompok praktikum.
6.       Setiap siswa diwajibkan mematikan alat komunikasi selama praktikum.
7.       Siswa berhak meminta bantuan kepada laboran/pengelola lab seputar masalah pengoperasian perangkat komputer.


C.           Internet
1.       Siswa yang berhubungan dengan tugas osis, lomba dan tugas lain atas nama sekolah dapat menggunakan internet di luar jam praktek komputer.
2.       Satu komputer hanya boleh digunakan oleh satu orang.
3.       Siswa  tidak  boleh  membuka  situs-situs  yang  berbau  pornografi  dan atau permainan.
4.       Siswa yang ingin menggunakan internet harus memanfaatkan penggunaan internet sebaik-baiknya.
5.       Siswa  yang  akan  menggunakan  internet  harus  sepengetahuan petugas lab dan guru yang bersangkutan.
6.       Siswa meyiapkan sendiri media penyimpan data (flash disk) untuk menampung file-file download.

D.         Penggunaan Hardware dan Software
1.       Siswa dilarang menghapus, menginstall software atau memodifikasi program komputer di laboratorium.
2.       Siswa berhak melaporkan program yang rusak/tidak terinstall dengan baik kepada petugas lab.
3.       Siswa  tidak  boleh  menyebarkan  virus ke komputer atau menginstall software- software lain yang dapat mengganggu system laboratorium.
4.       Siswa  dilarang  merusak,  memindahkan,  atau  mengambil  hardware, software atau fasilitas laboratorium tanpa seijin petugas laboratorium.
5.       Siswa  berhak  menggunakan  semua  software/hardware  yang  telah ditentukan oleh laboratorium.

E.           Penampilan
1.       Siswa wajib berpenampilan rapi dan sopan di laboratorium sesuai dengan tata tertib di sekolah.
2.       Siswa dilarang makan dan minum di dalam laboratorium.
3.       Siswa dilarang membuat kegaduhan di lingkungan laboratorium.
4.       Siswa harus merapikan kembali tempat yang dipakai.
5.       Siswa  dilarang  membawa  senjata  tajam,  minuman  keras  dan  atau narkotika di dalam laboratorium.
6.       Siswa harus masuk dan keluar laboratorium dengan tertib.
7.       Siswa wajib menjaga kebersihan laboratorium.


                        Mengetahui,                                                               Kuningan, Juli 2012
                     Kepala Sekolah                                                           Kepala Lab. Komputer


                                
                Drs. H. IA SAEPUDIN                                                       CAHYADI, S.Kom.
          NIP. 19630912 198803 1 004



YAYASAN PENDIDIKAN PONDOK PESANTREN DARUL ULUM
SMK DARUL ULUM
TERAKREDITASI “A”
Jalan Perjuangan No. 05 Karangtawang Telp. 873444 Kuningan 45533


PERATURAN DAN TATA TERTIB RUANG PRAKTIK
TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN


1.     Setiap Siswa Wajib Masuk dan Keluar Sesuai Jadwal yang Telah di Tentukan.
2.     Setiap Siswa diwajibkan menjaga kebersihan Bengkel.
3.     Setiap Siswa praktek wajib menggunakan pakaian praktek bila tidak Menggunakan Tidak diberi izin untuk Menggunakan tidak diberi izin untuk menggunakan alat Praktek.
4.     Setiap selesai meminjam alat, Guru Pembimbingn produktif harus memeriksa kondisi alat dan dikembalikan Pada Tempatnya.
5.     Siswa harus merawat dan Memelihara Semua Peralatan yang ada di Bengkel Teknik Komputer dan Jaringan.
6.     Bila tidak mematuhi peraturan tersebut diatas maka tidak diizinkan untuk menggunakan peralatan Praktek.
7.     Disarankan Memiliki notebook/laptop setelah 1 tahun bersekolah dan dibawa ke bengkel setiap Praktek

Catatan :
Tidak ada toleransi terhadap siswa yang melanggar tata tertib tersebut.








                        Mengetahui,                                                               Kuningan, Juli 2012
                     Kepala Sekolah                                                           Kepala Lab. Komputer


                                
                Drs. H. IA SAEPUDIN                                                       CAHYADI, S.Kom.
          NIP. 19630912 198803 1 004



YAYASAN PENDIDIKAN PONDOK PESANTREN DARUL ULUM
SMK DARUL ULUM
TERAKREDITASI “A”
Jalan Perjuangan No. 05 Karangtawang Telp. 873444 Kuningan 45533

STRUKTUR ORGANISASI
LABORATORIUM KOMPUTER

CAHYADI, S.Kom.


Drs. RUHENDI


SISWA

Kuningan, Juli 2012
Kepala Sekolah




Drs. H. IA SAEPUDIN
NIP. 19630912 198803 1 004
TATA USAHA

PELINDUNG

Kepala Sekolah
Drs. H. IA SAEPUDIN
NIP. 19630912 198803 1 004

KEPALA LABKOM


CAHYADI, S.Kom

GURU KKPI/T.I.K


H. ZAINUL MUHSAN, S.Ag.

 




 

YAYASAN PENDIDIKAN PONDOK PESANTREN DARUL ULUM
SMK DARUL ULUM
TERAKREDITASI “A”
Jalan Perjuangan No. 05 Karangtawang Telp. 873444 Kuningan 45533

DENAH RUANG LABORATORIUM KOMPUTER




JADWAL PENGGUNAAN LABORATORIUM  KOMPUTER
UNTUK MATA PELAJARAN KKPI
TAHUN PELAJARAN 2012/2013

HARI
JAM
KELAS
NAMA GURU
JAM KOSONG
Senin







Selasa













Rabu
3-4
XII PM
H. Zainul Muhsan, S.Ag




Kamis
1-2
X PM
Cahyadi, S.Kom.


3-4
XI PM
Cahyadi, S.Kom

7-8
X TKJ
Cahyadi, S.Kom.

Jumat







Sabtu






Keterangan:
Period
Time
1
07.15-07.55
2
07.55-09.35
3
09.35-09.55
4
09.55-10.05
5
10.20-11.00
6
11.00-11.40
7
11.40-12.20
8
12.20-13.00



Mengetahui
Kepala Sekolah



Drs. H. Ia Saepudin
NIP. 19630912 198803 1 004


Judul
USULAN KEBUTUHAN SARANA PRASARANA LAB KOMPUTER


Unit kerja       :           SMK Darul Ulum
Tahun             :           2012/2013

No
Nama Barang
Spesifikasi
Jumlah satuan
Perkiraan Harga satuan
Total Harga
1.



2.

3.

4.

5.

6.


Komputer (PC)



Kabel UTP

Konektor RJ45

Crimping Tool

LAN Tester

Printer






PentIum 4, 3.0 Ghz
HDD 40Gb
RAM 2 GB

300 M

Bungkus

Buah



Epson T13 (Infus)
5



1

5

5

2

1
2,000,000



1,000,000

200,000

150,000

500,000

900,000
10,000,000



1,000,000

1,000,000

750,000

1,000,000

900,000
Jumlah
14,650,000





Kuningan,  Juli 2012
Yang mengusulkan,



Pengelola Lab Komputer



Judul
DAFTAR INVENTARIS SARANA PRASARANA PERUANGAN



Nama Ruangan                      :           Laboratorium Komputer

DAFTAR INVENTARIS SARANA PRASARANA PERUANGAN
SMK DARUL ULUM KUNINGAN
No
Nama Barang
Kode Barang
Jumlah
Kondisi Barang
Keterangan
Baik
Rusak
1
Meja Komputer





2
Meja komputer Besar





3
Kursi Komputer





4
Kursi Plastik





5
Monitor





6
Keyboard





7
Mouse





8
Printer





9
Stavolt





10
Lemari Barang





11
Lemari Barang





12
AC





13
Speaker





14
Kipas angin kecil





15
Kipas angin besar





16
Stavolt





17
UPS





18
Mesin Pembaca lembar LJK





19
Modem





20
Jam Dinding





21
Kamera Ruangan





22
Sapu Ruangan





23
Whiteboard








Kuningan, Juli 2012
Kepala Tata Usaha                                                                Penanggung Jawab,
                                                                                                Pengelola Lab.



..................................                                                              CAHYADI, S.Kom
                                               

Thursday, 18 April 2013

PESTISIDA NABATI


 
Pestisida nabati secara umum diartikan sebagai suatu pestisida yang bahan dasarnya dari tumbuhan. Pestisida nabati relative mudah dibuat, dengan pengetahuan dan kemampuan terbatas. Oleh karena terbuat dari bahan alami, pestisida ini mudah terurai dialam tidak mencemari lingkungan, aman bagi manusia dan hewan ternak dan residunya cepat hilang. Pestisida nabati bersifat pukul dan lari yaitu apabila diapalikasikan dapat membunuh hama pada waktu itu dan setelah hamanya terbunuh maka sisa pestisida (residu) akan cepat hilang. Dengan demikian tanaman atau hasil produksi tanaman akan bebas dari residu dan aman apabila di konsumsi.
Penggunaan pestisida nabati dimaksudkan bukan untuk meninggalkan dan menganggap tabu penggunaan pestisida sintetis, tetapi hanya merupakan suatu cara alternative dengan tujuan agar pengguna tidak hanya tergantung kepada pestisida sintetis. Tujuan lainnya adalah agar penggunaan pestisida sintetis dapat diminimalkan sehingga kerusakan lingkungan yang diakibatkannya diharapkan dapat dikurangi pula.

A.     KENDALA DAN PELUANG PENGGUNAAN PESTISIDA NABATI
Di Negara kita penggunaan pestisida nabati belum memasyarakat. Hal ini berkaitan dengan beberapa kendala yang dihadapi dalam penggunaannya yaitu :
1.      Pestisida sintetis lebih disukai, karena mudah didapat, praktis mengaplikasikannya, hasilnya cepat terlihat, tak perlu membuat sendiri, tersedia di took disekitar kita
2.      Karena keterbatasan pengetahuan, tidak adanya dukungan dari pengambil kebijakan
3.      Tidak tersedianya bahan baku secara berkesinambungan dalam jumlah yang cukup pada saat diperlukan
4.      Frekewensi penggunaan lebih sering dibandingkan dengan pestisida sintetis
Selain beberapa kendala diatas pada tanaman pestisida yang sama jenisnya namun tumbuhnya ditempat yang berbeda, umur tanaman berbeda, iklim berbeda dan jenis tanah  berbeda, ketinggian tempat berbeda dan waktu panen yang berbeda mengakibatkan kandungan bahan aktif atau kandungan racun menjadi sangat bervariasi. Hal ini mengakibatkan perlunya dilakukan suatu penelitian khusus lokalita.
Disamping berbagai kendala terdapat peluang dalam penggunaan pestisida nabati yaitu :
1.      Menghasilkan produk pertanian dengan kualitas dan kwantitas yang optimal
2.      Bersahabat dengan alam
3.      Mengupayakan produk pertanian bebas dari residu kimia yang berbahaya
4.      Kerusakan lingkungan hidup dapat dikurangi
5.      Harga jual hasil pertanian lebih tinggi

B.     JENIS-JENIS TUMBUHAN PENGHASIL PESTISIDA NABATI
Di Negara kita terdapat sangat banyak jenis tumbuhan penghasil pestisida nabati. Namun sampai saat ini pemanfaatannya belum dilakukan dengan maksimal berikut ini akan dikenalkan beberapa jenis tumbuhan penghasil pestisida nabati yang dikelompokkan berdasarkan sifat dan kemampuannya dalam  mengendalikan organisme pengganggu tumbuhan atau hama penyakit. Tumbuhan penghasil pestisida tersebut diantaranya dibagi menjadi kelompok tumbuhan insektisida nabati, rodentisida nabati, moulustisida nabati dan pestisida serba guna. 

Wednesday, 17 April 2013

TERA DAY IN THE LIFE BLOG FROM QA SENIOR



TERA DAY IN THE LIFE BLOG FROM QA SENIOR
TESTER PATRICK SUN


Everyone seems to think that working in quality assurance at a game company is a walk in the park, playing video games all day and loving every second of it. Well, En Masse's Patrick Sun is here to put you in your plac -- What's that? "Best. Job. Ever."? Oh. Well. Nevermind then.

But as he's quick to point out in the most recent post on TERA's blog, QA testers' jobs don't entail just playing TERA while looking for bugs and other issues of that ilk, but also ensuring that the game's localization is going smoothly. He offers one example about the Korean idiom, "A mute person who's eaten honey," which refers to someone who keeps silent about a secret in spite of others' suffering. Of course! I mean, who couldn't figure that one out? For more information on what the QA workers over on TERA keep busy with, check out the official post.

SEJARAH PRAMUKA DUNIA



A.    Sejarah Hidup Lord Bodden Powell
Pencetus berdirinya Gerakan Pramuka sedunia adalah Lord Bodden Powell. Beliau dilahirkan pada tanggal 22 Februari 1857 di London, Inggris. Nama sesungguhnya ialah Robert Stepenshon Smyth. Ayahnya adalah seorang Profesor Geometri di Universitas Oxford bernama Boden Powell yang meninggal ketika Stepenshon masih kecil.Lahirnya pendidikan Gerakan Pramuka diilhami oleh pengalamanpengalaman semasa hidupnya diantaranya adalah :a. Ditinggal ayahnya sejak kecil dan mendapat pembinaan watak dari ibunya.b. Latihan keterampilan berlayar, berenang, berkemah, olahraga dan lain lainnya didapat dari kakak-kakaknya.c. Boden Powell sangat disenangi teman-temannya karena selalu gembira, lucu, cerdas, suka bermain musik, bersandiwara, mengarang dan menggambar.d. Pengalaman di India sebagai Letnan Ass (pembantu Letnan) pada Resimen 13 Kavaleri yang berhasil mengikuti jejak kuda yang hilang. Dan ditemukan di puncak gunung, serta keberhasilan melatih panca indra kepada Kimball O’Hara.e. Pengalaman terkepung Bangsa Boer di Kota Mafeking, Afrika Selatan selama 127 hari dan kekurangan makan.f. Pengalaman mengalahkan Kerajaaan Zulu di Afrika dan mengambil kalung manik kayu milik Raja Dinizulu.Semua pengalaman hidupnya ditulis dalam sebuah buku yang berjudul ‘Aids to Scouting’. Buku ini sebenarnya berisikan petunjuk petunjuk kepada tentara muda inggris agar dapat melakukan tugas penyelidikan dengan baik. Buku ini sangat menarik bukan hanya bagi para pemuda bahkan juga orang dewasa.Seorang pemimpin Boys Brigade di Inggris yang bernama tuan William Smyth meminta beliau untuk melatih anggotanya sesuai dengan cerita-cerita pengalaman beliau yang terdapat dalam buku ‘Aids to Scouting’. Akhirnya dipanggillah 21 pemuda dari Boys Brigade dari berbagai wilayah negeri Inggris untuk diajak berkemah dan berlatih di pulau Brownsea pada tanggal 25 Juli 1907 selama 8 hari. Pada tahun 1901 beliau meminta pensiun dari tentara dengan pangkat terakhir Letnan Jendral. Pada tahun 1929, beliau mendapat titel Lord dari Raja George. Beliau menikah dengan Olave St Clair Soames dan dianugrahi 3 orang anak. Beliau meninggal pada tanggal 8 Januari 1941 di Nyeri, Kenya, Afrika.

B.     Tahun-tahun Penting Dalam Sejarah Kepramukaan Dunia.
Awal tahun 1908 Bodden Powell menulis pengalamannya dalam sebuah buku yang berjudul ‘Scouting For Boys’, buku ini sebagai pembungkus acara latihan kepramukaan yang dirintisnya. Pada mulanya latihan ini ditujukan kepada anak laki-laki usia penggalang yang disebut Boys Scout. Tetapi kemudian atas bantuan Agnes adik perempuannya didirikan sebuah organisasi kepramukaan putri yang diberi nama Girl Guides yang kemudian dilanjutkan oleh Nyonya Boden Powell.b. Tahun 1914 Bodel Powell mulai menulis petunjuk untuk kursus pembina Pramuka. Rencana ini baru dapat dilaksanakan pada tahun 1919. Dari sahabatnya yang bernama W.F.de Bois Macleren, Boden Powell mendapat sebidang tanah di Chingford, yang digunakan sebagai tempat pendidikan pembina Pramuka. Tempat ini terkenal dengan nama Gillwel Park.c. Tahun 1916 berdiri kelompok pramuka usia siaga yang disebut CUB (Anak Serigala) dengan buku The Jungle Book, berisi tentang cerita Mowgli anak didikan rimba (anak yang dipelihara di hutan oleh induk serigala) karangan Rudy Kipling sebagai cerita pembungkus kegitan CUB tersebut.d. Tahun 1918 Boden Powell membentuk Rover Scout (Pramuka usia penegak).e. Tahun 1920 diselenggarakan Jambore se-Dunia yang pertama di Arena Olympia, London. Boden Powell telah mengundang pramuka dari 27 negara yang pada saat itu Boden Powell diangkat sebagai Bapak Pandu Sedunia.f. Tahun 1922 Boden Powell menerbitkan buku ‘Rovering to Success’ (Mengembara menuju bahagia), yang berisi petunjuk bagi pramuka penegak dalam menghadapi hidupnya.g. Pada tahun 1920 dibentuk dewan internasional dengan 9 orang anggota dan biro sekretariatnya berada di London, Inggris.h. Pada tahun 1958 Biro Kepramukaan se Dunia (putra) dipindahkan dari London ke Ottawa di Kanada.i. Tanggal 1 Mei 1968 Biro Kepramukaan se Dunia (putra) dipindahkan lagi ke Genewa, Swiss. Sejak tahun 1920 sampai 1965 kepala Biro Kepramukaan se Dunia ini dipegang berturut-turut oleh Hubert Martin (Inggris), Kol J.S. Wilson (Inggris), Mayjen D.C Spry (Canada). Tahun 1965 DC Spray diganti oleh R.T Lund dan sejak 1968 sampai sekarang dipegang oleh DR. Lasza Nagy sebagai sekjen. Biro Kepramukaan sedunia (putra) hanya mempunyai 40 orang tenaga staf yang ada di Genewa dan di 5 kantor kawasan, yaitu di Costa Rica, Mesir, Philipine, Swiss dan Nigeria. Biro Kepramukaan sedunia putri sampai sekarang tetap berada di London dan juga mempunyai kantor di 5 kawasan yaitu Eropa, Asia Pasifik, Arab, Afrika dan Amerika Latin


Sarana Kerja Sama Perpustakaan



Persiapan Dan Tipe Kerja Sama
SYARAT – SYARAT KERJA SAMA
Dalam mengadakan kerja sama ada beberapa syarat yang perlu diperhatikan oleh masing –masing anggota,yaitu :
1.       Kesadaran, kesediaan, dan tanggung jawab untuk member atapun menerima permintaan serta mentaati setiap peraturan, yang di tuangkan dalam bentuk tertulis ataupun tidak.
2.       Memiliki koleksi pustaka yang terorganisir dengan baik dan siap pakai.
3.       Memiliki catalog perpustakaan.
4.       Memiliki penanggung jawab dan tenaga yang dapat pengguna dalam mendayagunakan pustaka secara bersama.
5.       Memiliki peraturan / tata tertib perpustakaan.
6.       Memiliki mesin photo copy maupun peralatan lain yang dibutuhkan sebagai sarana dalam refroduksi dan telekomunikasi.

Adapun factor – faktor penting yang perlu diperhatikan dalam menuangkan kesepakatan –kesepakatan itu,yaitu :
1.       Alasan dan tujuan kerja sama
2.       Ruang lingkup kerja sama.
3.       Siapa saja yang ikut terjaring.
4.       Kapan kerjasama mulai dan diakhiri.
5.       Bagaimana hubungan antara anggota yang ikut dalam kerja sama
6.       Bagai mana pembagiaan kerjanya supaya tidak terjadi duplikasi, bagaimana pembiayaanya.
7.       Kemungkinan pengguna teknologi canggih.

Adapun syarat perpustakaan peserta sebuah jaringan,yaitu :
1.       Perputakaan memiliki koleksi.
2.       Koleksi tersebut terbuka untiuk pemakai luar.
3.       Memiliki anggaran tetap.
4.       Tersedia petugas yang mengelola perpustakaan.

Jaringan dapat di bagi berdasarkan tujuannya,tujuan tersebut dapat berupa :
1.       Pendayagunaan bersama informasi bibliografis semacam cantuman pengatalogan.
2.       Pendayagunaan patungan melalui pinjam antar perpustakaan, pengembangan koleksi barsama.

KATEGORI BERDASARKAN JENIS PERPUSTAKAAN
Jenis jaringan dapat dibagi menjadi jaringan perpustakaan tipe tunggal dan tipe ganda,Tipe tunggal artinya jaringan perpustakaan yang melibatkan hanya satu jenis perpustakaan saja. Misalnya perputakaan umum. Jaringan perpustakaan tipe ganda yaitu jaringan perpustakaan yang mencakup lebih dari 1 jenis perpustakaan.
Berdasarkan Geograpi,jaringan perpustakan berdasarkan geograpi dapay dibagi lagi menjadi tipe tunggal atau tipe ganda dan dapat pula dibayasi pada kota, provinsi ataupun kawasan yang lebih luas, kisalnya Indonesia bagian barat, Sulawesi.
Klasifikasi berdasarkan Yuridiksi Politik,Dapat di bagi menjadi Yuridiksi tunggal dan jamak. Yuridiksi tunggal ialah jaringan tersebut bertanggung jawab pada satu otorita saja sedangkan yuridiksi jamak memberikan jasa pada dua yuridiksi atau lebih serta bertanggung jawab pada dua orang otorita atau lebih.
Jaringan Komersial Versus Nirlaba,Jaringan komersial adalah penjaja jasa yang menyediakan data bibliografi, teks lengkap untuk pemakai dengan tujuan mencari keuntungan.
Tipologi Kerja sama ialah ilmu tentang tipe kerja sama perpustakaan, terdiri dari 3 jenis,yaitu :
1.       Korporasi, pada bentuk ini hanya ada satu dewan dan satu sumber dana
2.       Federasi, mencakup X dewan dan satu sumber dana.
3.       Kooperatif, berbagai dewan dengan berbagai sumber dana.

Sarana Bantu dan Kendala Kerja Sama
A.      BIBLIOGRAFI
Sarana utama kerja sama adalah : bibliografi,catalog induk,catalog induk majalah,indeks dan sejenisnya. Penyusunan bibliografi dan catalog pertama kali di Indonesia sekitar tahun 1950-an,pada waktu itu Indonesia belun ada Perpustakaan nasional juga belum ada undang – undang defosit. ( undang – undang yang mewajibkan penerbit mengirimkan contoh terbitannya ke perpustakaan yang di tunjuk,lazimnya perpustakaan nasional. Namun sebelum itu perpusataan nasional telah menerbitkan catalog induk nasional hingga sekarang mencakup catalog induk di Jakarta.